Radar Madiun PDF Cetak E-mail
 
 
Lagi,Kampanye Eko Patrio Disemprit
Kamis, 02-04-2009 13:15:28
Karena Orasi di Jalan dan Diikuti Anak-Anak
MADIUN–Kampanye Partai Amanat Nasional(PAN)yang menghadirkan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio kembali mendapat teguran Panwaslu.Kemarin(1/4)Panwas Kecamatan Mejayan menyemprit kegiatan mencari dukungan caleg DPR RI Dapil VIII tersebut.Sebab,mengerahkan anak-anak dan melakukan orasi saat konvoi.''Kami sempat menegurnya,''ujar Ketua Panwas Kecamatan Mejayan Ihsanudin,kepada wartawan koran ini.
Menurutnya,kampanye yang dilakukan dengan blusukan di wilayah Dapil II Kabupaten Madiun juga diikuti anak-anak.Tepatnya,di Desa Klecorejo dan Sidodadi Kecamatan Mejayan.''Waktu kami tegur,rombongan lalu meneruskan perjalanan,''katanya di sela kampanye.
Lebih lanjut dikatakan,dalam kampanye yang dihadiri artis asal Nganjuk itu tidak ada pelanggaran signifikan.Sebab,tidak ditemui adanya pembagian uang. ''Mereka hanya membagi stiker,''tambahnya.
Menanggapi hal itu,Ketua DPD PAN Kabupaten Madiun Sunartoyo mengatakan kalau pihaknya tidak memobilasi anak-anak dalam kampanye.Sebab,mereka yang belum punya hak pilih tersebut datang dengan sendirinya.''Kami tidak mengundangnya (anak-anak,Red),tapi mereka ingin melihat Eko Patrio dari dekat,''ungkapnya.
Sementara itu,dalam kampanye tersebut Eko Patrio road show di wilayah Kecamatan Mejayan,Saradan dan Wonoasri.Selain itu,juga masuk ke pasar Caruban. Menurut Eko,blusukan yang dilakukan di pasar untuk lebih mendekatkan dirinya ke masyarakat.''Ini lebih efektif untuk mengetahui aspirasi dari bawah,'' katanya,kepada wartawan.
Lebih lanjut dikatakan,dia lebih fokus menggalang massa di Kabupaten Madiun dan Nganjuk.Sebab,dalam sepekan terakhir,pelawak yang juga tergabung dalam kelompok Patrio itu datang ke wilayah Kabupaten Madiun dua kali.Sebelumnya,(29/3)lalu dalam kampanye terbuka di lapangan Jatisari.''Lha wong ini dapil saya,maka harus dioptimalkan,''tandasnya.(fik/eba)
 
 
Cek Kesiapan Pemilu,Kapolresta Sidak
Kamis, 02-04-2009 13:10:27
MADIUN–Tak ingin kecolongan dalam pengamanan pemilu, Kapolresta AKBP Aldrin Hutabarat melakukan inspeksi mendadak(sidak)ke KPUD Kota Madiun.Hal tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan logistik pemilu yang dihelat 9 April mendatang.''Kesiapan KPUD khususnya logistik juga berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keamanan,''terang Aldrin,kemarin(1/4).
Tak hanya soal kesiapan logistik,Aldrin juga menanyakan seputar pelaksanaan tahapan pemilu yang dilakukan KPUD.Diantaranya tentang Daftar Pemilih Tetap(DPT)dan distribusi perlengkapan pemilu. ''Sepertinya KPUD sudah siap.Dan tugas kami untuk mengamankan pelaksanaan tahapan pemilu itu,'' tegasnya.
Menurut Aldrin,pihaknya akan mengawal ketat distribusi alat kampanye hingga ke Tempat Pemungutan Suara(TPS). Termasuk saat proses pemilihan,perhitungan,hingga penetapan hasil pemilu. Untuk mengamankan proses itu, pihaknya menerjunkan sekitar 450 personel.''Pengamanan kami lakukan selama 24 jam,''katanya.
Sementara,mulai kemarin KPUD setempat mulai mendistribusikan perlengkapan pemilu ke kelurahan-kelurahan.Seperti kotak suara,kertas suara,form rekap suara,tinta dan berbagai perlengkapan lainnya.''Kami usahakan empat hari sebelum pemilu semua logistik sudah didistribusikan,''tegas Sasongko anggota KPUD Kota Madiun divisi logistik.
Semua logistik pemilu di Kota Madiun,kata Sasongko, telah lengkap.Sehingga pihaknya menjamin tidak ada persoalan dengan logistik.Hanya saja,pihaknya saat ini sedang fokus pada validasi Data Pemilih Tetap(DPT). Hingga dua hari proses validasi,belum ada temuan menonjol tentang kesalahan DPT.''Belum ada laporan dari PPK dengan hasil validasi,''katanya.
Sama halnya dengan distribusi logistik,KPUD berjanji akan menyelesaikan persoalan DPT empat hari sebelum pelaksanaan pemilu.DPT yang bermasalah bakal dicoret sehingga tidak akan terjadi pemilih ganda.''Hasil validasi akan kami umumkan tanggal 5 April nanti,'' kata Agus Wiyaka Ketua KPUD setempat.(dhy/irw)
(mbak sri)