Pembinaan Sistem Informasi dan Sistem Keterbukaan Informasi PDF Cetak E-mail
Pembinaan Sistem Teknologi Informasi dan Sistem Keterbukaan Informasi
Oleh Bapak Dirjen Badilag
 
 
 Image
 

Bertempat di Aula Pengadilan Agama Kab. Madiun, Dirjen Badilag Wahyu Widiana memberikan pembinaan kepada jajaran Pengadilan Agama se koordinator Ex Karisedanan Madiun. Pembinaan diikuti oleh KPA WKPA Pansek dan tenaga IT ditambah seluruh pegawai dan Hakim pengadilan Agama Kab. Madiun plus peserta dari Pengadilan Agama Nganjuk.

Pembinaan dengan mengambil tema “ Pembinaan Sistem Teknologi Informasi dan Sistem Keterbukaan Informasi Oleh Bapak Dirjen Badilag “ diawali pengarahan dari WKPTA Surabaya Drs. Yasmidi, SH yang memaparkan pentingnya peningkatan kinerja aparatPengadilan Agama dalam memberikan layanan yang prima kepada masyarakat pencari keadilan.

 
 
 

Image 

 

Setelah pengarahan dari WKPTA Surabaya selesai pembinaan dilanjutkan oleh Dirjen Badilag yang dalam pengarahannya disamping memaparkan visi dan misi Badilag secara umum juga menekankankan pentingnya perwujudan 7 areas for court excellent.

Visi mewujudkan Peradilan Agama yang agung harus dimaknai sebagai peradilan yang modern, excellent dan berakhlakul karimah demikian butir pokok amanat Dirjen kepada seluruh peserta.

Setelah hampir satu jam memberikan pembinaan dan pengarahan, ( waktu berjalan tanpa terasa karena pembinaan disampaikan dengan gaya menarik, mudah dicerna serta komunikatif dan diawali dengan gaya khas pak Dirjen yang melepas jas sehingga tidak terkesan menjadi acara formal yang kaku ) acara dilanjutkan dengan dialog antara peserta dengan DIRJEN BADILAG yang dimoderatori oleh ketua Koordinator Pengadilan Agama se ex Karisedanan Madiun. Hampir sebagian besar peserta dengan antusias memanfaatkan kesempatan dialog untuk menyampaikan usulan, pertanyaan diseputar pemanfaatan teknologi  IT, perihal Anonimisasi putusan  dan penerapan SIADPA dan banyak hal-hal lain lagi yang menjadi materi Dialog antara peserta dengan DIRJEN BADILAG.

SIADPA hanyalah alat untuk memperlancar pekerjaan karena banyaknya beban perkara yang diterima di Pengadilan Agama tetapi karena masing-masing perkara punya karakter kasus yang berbeda maka penerapan SIADPA harus terkendali sehingga tidak terjadi seragamnya putusan. demikian DIRJEN menjawab pertanyaan dari salah satu peserta. 

Usulan menarik datang dari peserta yang mengusulkan agar DIRJEN menyediakan ftp server sehingga sewaktu-waktu di salah satu SATKER mengalami error dapat langsung mengcopy dari pusat ftp server tersebut dan terhadap usulan ini DIRJEN berjanji akan menelusuri kesiapan team IT Badilag.

Mengakhiri pembinaannya DIRJEN BADILAG menekankan bahwa terkait dengan hasil survey yang dirilis oleh salah satu lembaga bahwa institusi peradilan  termasuk salah satu lembaga dengan layanan terburuk, DIRJEN menekankan bahwa warga peradilan agama tidak perlu apriori dan antipati terhadap survey tersebut tetapi harus dijadikan sebagai cambuk untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat pencari keadilan .(by Tim IT PAKabMadiun)

 

 

 

 

Komentar (0) >> feed
Tulis komentar.
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley

busy
 
Berikutnya >