Berita Sidang Keliling Penting Buat Masyarakat (21/5)
Dimuat oleh Hermansyah   
Friday, 21 May 2010

 

Berita Sidang Keliling Penting Buat Masyarakat

 

Image 

Suasana sidang keliling yang diselenggarakan PA Jakarta Utara di Kepulauan Seribu (7/8/2009).

 

Jakarta | badilag.net

Kalau kita ketik keyword “sidang keliling” di mesin pencarian google, kita akan mendapatkan sekitar 11.600 hasil. Kalau kita perhatikan dengan seksama, sebagian besar yang direkam google adalah berita-berita mengenai sidang keliling yang diselenggarakan oleh sebagian Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah di Indonesia.

Ini merupakan kabar gembira. Berkat transparansi yang dikembangkan peradilan agama, khususnya dalam memberitakan sidang keliling, masyarakat semakin tahu bahwa justice for the poor bukan sekedar slogan, tapi sungguh-sungguh diimplementasikan.

Di mata pemerintah, hal ini juga memiliki nilai positif. Setidaknya, anggaran yang disediakan negara untuk sidang keliling tidak sia-sia. Penggunaan anggaran prodeo dan sidang keliling tentu harus dilaporkan secara resmi. Berita-berita pelaksanaan sidang keliling ini sifatnya accessoir (tambahan), namun memiliki dampak yang cukup signifikan.

“Sidang keliling ini merupakan salah satu pelayanan terpenting peradilan agama kepada masyarakat pencari keadilan. Sangat bagus kalau diberitakan di website-website PA, apalagi jika dikirimkan ke badilag.net sehingga bisa diakses lebih banyak orang,” kata Dirjen Badilag Wahyu Widiana, Jumat (21/5/2010).

 
Melonjaknya Angka Perceraian Jadi Sorotan Lagi
Dimuat oleh Hermansyah   
Wednesday, 19 May 2010

 

 


Melonjaknya Angka Perceraian Jadi Sorotan Lagi


Jakarta l badilag.net

Melonjaknya angka perceraian beberapa tahun terakhir ini mendapat sorotan serius. Selasa kemarin (18/5/2010), persoalan ini dibahas di Kantor Kedeputian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Wapres RI. Digelar dalam bentuk Focus Group Discussion, tema yang dipilih adalah “Tinjauan Permasalahan Tingginya Tingkat Perceraian di Indonesia dan Alternatif Solusi.”

Mewakili Dirjen Badilag, Sekretaris Badilag Farid Ismail menjadi salah satu narasumber dalam diskusi tersebut. Farid memaparkan makalah berjudul “Problematika Perceraian, Acces to Justice dan Peradilan Agama.”

Dalam paparannya, Farid menyatakan bahwa tahun 2009 lalu, perkara perceraian yang diputus Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah mencapai 223.371 perkara. Namun demikian, selama sembilan tahun terakhir, tiap tahun rata-rata terdapat 161.656 perceraian.

”Artinya, jika diasumsikan setahun terdapat dua juta peristiwa perkawinan, maka 8 % di antaranya berakhir dengan perceraian,” kata Farid.

Meningkatnya angka perceraian di Indonesia beberapa tahun terakhir memang merupakan fakta yang tidak bisa dibantah. Meski demikian, ditinjau dari segi sejarah, angka perceraian di negara ini sesungguhnya bersifat fluktuatif. Hal itu dapat dibaca dari hasil penelitian Mark Cammack, guru besar dari Southwestern School of Law-Los Angeles, USA.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 16 - 18 dari 53
Powered By PageCache
Generated in 0.18613 Seconds